Advertisement

Jenis Tanaman Hidroponik

Hidroponik adalah budidaya yang dilakukan pada jenis tanaman hidroponik dengan memanfaatkan air. Jika selama ini menanam selalu identik dilakukan di tanah, hidroponik justru sebaliknya. Cara menanam tanaman dengan teknik hidroponik justru dilakukan tanpa bantuan tanah sebagai medianya. Hidroponik dilakukan dengan mengutamakan pemberian nutrisi yang cukup kepada tanaman. Sehingga pertumbuhan tanaman hidroponik dapat berjalan normal seperti saat tanaman ditanam menggunakan media tanah.

Selain tidak menggunakan media tanah, tanaman hidroponik juga dibudidayakan dengan tidak menggunakan obat-obatan kimia. Selama ini obat-obatan kimia seperti pestisida digunakan untuk memusnahkan hama dan peyakit yang lebih banyak menyerang tanaman yang ditanam pada media tanah. Saat Anda menggunakan cara menanam hidroponik ini, tanaman justru lebih tahan terhadap hama dan penyakit. Selain itu jenis tanaman hidroponik juga biasanya bebas hama karena bebas dari media yang menyebarkannya seperti tanah.

Media tanam hidroponik
Tanpa lahan yang luas, Anda berkesempatan untuk melakukan budidaya tanaman hidroponik dengan mudah. Dengan teknik-teknik menanam hidroponik tertentu, Anda dapat memetik hasil tanaman sama baiknya dengan tanaman yang ditanam dalam tanah. Tanaman hidroponik tidak menggunakan media tanah melainkan menggunakan media lainnya. Salah satu media yang dapat digunakan untuk tanaman hidroponik adalah arang sekam. Media tanam ini banyak digunakan untuk budidaya jenis tanaman hidroponik karena mudah didapatkan.
rockwoll hidroponikSelain arang sekam, Anda juga dapat melakukan budidaya aneka tanaman hidroponik menggunakan media spons. Jika diisi dengan nutrisi yang cukup, spons juga dapat dengan mudah menjadi media tanam. Tidak hanya spons tapi media tanam untuk hidroponik antara lain rock wool.  Pada dasarnya rock wool adalah bahan non organik. Namun setelah melalui beberapa proses tertentu, bahan ini memiliki karakter mampu menahan air dan udara cukup banyak. Sehingga sangat ideal digunakan sebagai media tanam untuk budidaya jenis tanaman hidroponik.

Pecahan bata merah juga dapat digunakan sebagai media tanam untuk budidaya beragam tanaman hidroponik. Bahkan tidak sedikit yang memanfaatkan sabut kelapa sebagai media tanaman hidroponik mereka. Beberapa orang yang telah lama terjun dalam budidaya tanaman hidroponik akan menggunakan expanded clay, perlite, pumice hingga vermiculit sebagai media tanam mereka. Anda juga bisa menggunakan batu kerikil dari pasir malang untuk media tanam budidaya jenis tanaman hidroponik. Pilih media tanam yang paling mudah dan murah sehingga Anda tidak merasa kesulitan untuk mendapatkannya.

Jenis tanaman hidroponik

Budidaya tanaman hidroponik tidak memanfaatkan media tanah. Semua proses pertumbuhan ditunjang oleh keberadaan nutrisi dan air. Dengan keadaan ini, tidak semua tanaman dapat dibudidayakan menggunakan cara hidroponik. Beberapa jenis tanaman tertentu justru akan memakan biaya produksi lebih tinggi jika ditanam dengan cara hidroponik. Karena itu sebelum menggunakan cara menanam hidroponik, Anda harus memilih jenis tanaman hidroponik yang paling efektif ditanam dengan cara hidroponik.

jenis tanaman hidroponik wick
•Selada adalah salah satu jenis tanaman hidroponik yang sangat disukai semua orang yang melakukan cara menanam hidroponik. Selada bernilai ekonomis sangat tinggi saat ditanam menggunakan cara hidroponik. Anda tidak perlu memberikan perhatian terlalu banyak namun selada mampu tumbuh subur. Anda juga bisa melakukan panen meski melakukan budidaya selada dengan teknik hidroponik ini.
•Selain selada, sayuran berwarna hijau juga merupakan jenis tanaman hidroponik yang sangat mudah dibudidayakan. Tidak berbeda dengan selada, sayuran hijau ini memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi saat dibudidayakan dengan cara hidroponik. Bahkan sayuran ini juga dapat tumbuh tinggi selayaknya saat ditanam di tanah. Anda juga dapat memanennya saat usia sayuran cukup untuk dipanen. Bahkan usia panen tanaman hidroponik jauh lebih cepat dibandingkan saat ditanam di tanah. Salah satu jenis sayuran yang cukup mudah ditanam secara hidroponik adalah bayam. Selain bayam, kangkung dan juga sawi hijau juga jenis tanaman hidroponik yang cukup mudah dibudidayakan.
•Timun juga merupakan jenis tanaman yang sangat mudah dibudidayakan secara hidroponik. Budidaya timun memang tidak semudah budidaya selada dan sayuran hijau. Namun timun merupakan tanaman yang bernilai ekonomis cukup tinggi saat dibudidayakan dengan cara hidroponik. Timun membutuhkan perhatian yang lebih banyak dibandingkan selada dan sayuran hijau. Selain itu timun juga memerlukan lahan yang sedikit lebih luas dibandingkan tanaman hidroponik lainnya. Meski begitu tidak ada ruginya melakukan budidaya timun dengan hidroponik.

Cara Membuat Tanaman hidroponik
Cara budidaya jenis tanaman hidroponik ini sudah sangat dikenal masyarakat luas. Bahkan tidak sedikit yang merasa tertarik untuk melakukan sendiri hidroponik di rumah. Cara menanam yang memanfaatkan media tanam selain tanah ini dianggap sangat efektif membantu mereka yang tidak memiliki lahan. Keinginan menanam yang besar namun tidak disertai kepemilikan lahan yang cukup luas menjadi hambatan tersendiri. Anda bisa mencoba budidaya jenis tanaman hidroponik untuk mengatasi lahan sempit yang Anda miliki.

Advertisement

Untuk memulai budidaya jenis tanaman hidroponik, Anda harus mengetahui beberapa cara menanam secara hidroponik. Bagi yang sudah sering melakukan budidaya hidroponik, cara-cara ini tentu sudah sangat mereka kenal. Namun bagi yang belum pernah melakukan budidaya hidroponik, berikut ini beberapa cara menanam menggunakan cara hidroponik:

1.    Sistem aeroponic
Cara budidaya jenis tanaman hidroponik dengan sistem aeroponic ini dikenal sebagai cara menanam hidroponik yang sangat hebat. Hasil budidaya menggunakan cara ini mampu menghasilkan panen yang lebih banyak. Selain itu cara tanam ini juga mampu mempercepat waktu panen sehingga sangat menguntungkan bagi pemilik hidroponik.

aeroponik

Tidak ada media tanam dalam aeroponik dan sistem yang dipakai adalah pengkabutan. Pemupukan dan penyiraman dilakukan dengan cara dikabutkan pada akar tanaman. Para ahli beranggapan, hasil yang baik ini karena cara pemberian nutrisi yang sangat efektif pada akar jenis tanaman hidroponik.
2.    Sistem tetes atau drip system
Budidaya jenis tanaman hidroponik dengan sistem tetes ini mulai jarang digunakan. Dulunya sistem ini sangat sering dimanfaatkan untuk cara menanam hidroponik.

drip sistem hidroponikSistem ini bekerja dengan timer untuk mengendalikan pompa. Nantinya pompa ini akan diatur sedemikian rupa sehingga akan meneteskan nutrisi pada setiap jenis tanaman hidroponik.
3.    Sistem Nutrient film Technique atau NFT
Cara budidaya jenis tanaman hidroponik dengan sistem NFT ini merupakan pengembangan dari sistem drip atau tetes. Jika pada sistem drip pompa diatur oleh timer, tidak demikian dengan sistem NFT ini.

NFT sistemPada sistem NFT, pompa secara terus-menerus akan mengalirkan nutrisi. Nantinya nutrisi akan mengalir ke dalam aliran yang disediakan melalui akar-akar jenis tanaman hidroponik. Nutrisi akan berhenti mengalir dan kembali ke penampungan air dan digunakan kembali dan seterusnya.
4.    Sistem Ebb & Flow System
Budidaya jenis tanaman hidroponik dengan sistem Ebb & flow memerlukan pompa. Sama halnya dengan sistem drip, sistem Ebb & flow ini akan menghubungkan pompa dengan timer.

Flow dftNamun pada sistem ini justru nutrisi dan air dibiarkan memenuhi tempat tanaman ditanam. Nutrisi dan air akan dibiarkan mencapai batas tertentu pada wadah, sehingga menjamin proses pertumbuhan jenis tanaman hidroponik tidak kehabisan nutrisi yang diperlukan.
5.    Sistem water culture
Dibandingkan sistem lainnya, sistem water culture untuk budidaya jenis tanaman hidroponik sangat sederhana. Wadah yang digunakan untuk menyangga akar tanaman sengaja dibuat dari styreofoam.

water cultureNantinya styreofoam ini akan mengapung di atas nutrisi. Sebuah pompa udara akan dibuat sehingga mampu memenuhi kebutuhan oksigen pada akar jenis tanaman hidroponik.
6.    Sistem wick
Budidaya hidroponik dengan sistem wick ini lebih banyak digunakan sekarang ini. Hal ini karena sistem wick merupakan cara menanam hidroponik yang paling sederhana. Sistem ini banyak digunakan oleh para pemula yang baru saja melakukan hidroponik.

wick sistem hidroponik

Cara kerja sistem ini adalah dengan memanfaatkan sumbu untuk mengalirkan nutrisi ke dalam akar. Anda dapat mencoba cara budidaya jenis tanaman hidroponik ini di rumah karena sangat mudah dilakukan.

One thought on “Jenis Tanaman Hidroponik

  1. Pingback: Hidroponik Sistem Deep Flow Technique | Media Hidroponik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *