Advertisement

Sistem NFT Langkah mudah bertanam Hidroponik

Menanam secara hidroponik saat ini memang sedang menjadi trend dikalangan masyarakat khususnya yang kurang memiliki lahan.

Dalam menamam tanaman hidroponik dikenal beragam metode dan teknik yang bisa dipakai. Metode atau teknik menanam hidroponik yang sering dipakai dan cukup popular adalah sistem NFT atau kepajangan dari Nutrient Film technique.

Image result for Sistem NFT

Metode atau teknik bertanam hidroponik dengan NFT atau Nutrient Film technique memang banyak dipakai oleh penggiat tanaman hidroponik. Walaupun sebenarnya masih ada beberapa teknik menanam hidroponik lainya tetapi bertanam hidroponik dengan NFT seakan telah menjadi pakem.

Sistem NFT Hidroponik Langkah mudah bertanam Hidroponik

Saat menggaplikasikan metode NFT pada tanaman hidroponik tersebut akar tanaman dari tanaman hidroponik tersebut akan langsung menyentuh lapisan air dan nutrisi yang tipis denga demikian maka kebutuhan nutrisi tanaman selalu terpenuhi dengn baik.

Teknik menaman hidroponik dengan NFT ini disebut nutrient film technique disebabkan karena pada sistem ini air dan nutrisi yang dipakai mengalir tipis layaknya lembaran film yang memiliki ketebalan mencapai 2-3 mm.

Metode NFT ini banyak dipakai karena memang mudah diaplikasikan dan juga dapat disesuaikan sesuai kebutuhan dalam penanaman tanaman hidroponik.

Advertisement

Bila kita perhatikan maka teknik menaman hidroponik dengan teknik NFT ini memang paling sering dipakai. Pada umumnya sistem NFT dipakai pada tanaman sayur.

Seperti pada metode menaman hidroponik lainnya maka dalam memakai teknik ini bisa dipakai unutk menaman bermacam macam tanaman Hidroponik seperti selada, kangkung, sawi dan lainnya.

Selain itu teknik NFT ini juga dapat diterapkan untuk tanaman yang berbuah seperti tomat, cabai dan mentimun selama tanaman masih memiliki sistem perakaran serabut.

Pada system hidroponik NFT maka cara kerjanya adalah dengan mengalirkan air dan nutrisi secara terus menerus pada akar tanaman dimana aliran air tersebut akan tersikulasi kembali. Dengan memakai system hidroponik NFT ini maka akan menghemat pemakaian air.

Adapun peralatan yang diperlukan dalam metode NFT adalah:
-pompa yang dipakai untuk mengalirkan air dan nutrisi.
-wadah atau reservoir penampung air dan nutrisi.
-selang untuk mengalirkan air dan nutrisi dari wadah melalui pompa dan mengalirkan air
-tempat tumbuh tanaman bisa memakai paralon, pipa atau lainnya yang biasa disebut dengan gully.
-Dudukan gully atau meja yang dipakai untuk menyangga tanaman supaya dapat dialiri air dan nutrisi.

Kelebihan dalam menggunakan teknik NFT pada penaman tanama hidroponik adalah sistem NFT bersifat fleksibel sehingga bisa diaplikasikan di area outdoor maupun indoor (butuh growlight).

Selain itu instalasi peralatan dapat disesuaikan dengan ruang dan lingkungan penanaman. Sistem NFT juga bisa dipakai untuk menanam beberapa jenis tanaman seperti sayur-sayuran dan buah-buahan yang berakar serabut.

Metode ini memiliki kualitas yang baik sehingga tingkat keberhasilan tumbuh dan bisa dipanen cukup tinggi.

Pada sistem bertanam hidroponik memamakai system NFT maka kita memerlukan modal yang cukup tinggi untuk membangun peralatan dan system. Selain itu perlu dipahami bahwa tanaman perlu terus menadapat aliran nutrisi sehingga kebutuhan listrik yang kontinyu sangat penting.

Untuk daerah yang sering terkena pemadaman alira listrik maka rawan mengalami gagal tumbuh karena air dan nutrisi harus dialirkan terus menerus dan dibutuhkan aliran listrik. Bukan itu saja dengan mengaplikasikan sistem NFT maka tingkat perawatan dan pengontrolan tanaman cukup tinggi.

Pada saat bertanam hidroponik maka ada beberapa tahapan penanaman yaitu penyemaian, pemindahan, perawatan dan panen.

Dalam perawatan tanaman hidropoik hal yang perlu diperhatikan selain melihat kondisi tanaman adalah nutrisi tanaman. Pastikan untuk melakukan uji kepekatan dengan alat ukur TDS meter setelah itu cek pHnya.

Dalam pemakain teknik NFT ini tanaman hidroponik akan lebih cepat panen karena karena oksigen yang terlarut dalam air sangat tercukupi sehingga berdampak percepata pertumbuhan tanaman hidroponik itu sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *