Advertisement

Sistem Tanam Modern, Dengan Menggunakan Teknik Hidroponik

Tanaman Hidroponik, kata tersebut tentunya sudah tidak asing lagi di telinga Anda! Ini adalah sebuah teknik menanam dengan menggunakan media air. Saat ini media tanam seperti ini sudah sangat populer di negara maju, teknik menanam dengan teknik seperti ini dinilai lebih praktis, dan tentunya mutu dari sayuran akan lebih terjaga.

Teknik menanam seperti ini sudah ada sejak dahulu, namun belum banyak orang yang mengembangkannya, dan saat ini dengan semakin terbatasnya lahan tanam, cara tanam seperti ini sudah mulai dilirik oleh banyak orang, baik itu dalam skala kecil maupun dalam skala besar.

Apa itu tanaman hidroponik

Tanaman hidroponik berasal dari bahasa Inggris yaitu Hydroponic. Namun sebenarnya kata hidroponik sendiri berasal dari bahasa Yunani,  Hydro yang berarti air dan Ponics yang berarti daya atau tenaga. Jadi yang dimaksud dengan tanaman hidroponik adalah sebuah teknik media tanam dengan tenaga atau daya dari air.

tanaman hidroponik1Jika biasanya tanaman akan mengambil unsur hara dan nutrisi  lainnya dari tanah, ketika Anda menggunakan teknik hidroponik, Anda akan mengambil unsur hara dan nutrisi lainnya dari air.

Menanam tanaman dengan menggunakan teknik hidroponik jauh lebih praktis dibandingkan dengan teknik menanam menggunakan tanah. Selain itu hasil tanaman juga akan jauh lebih segar dan juga jauh lebih bersih. Yang mahal adalah modal awal dan biaya perawatan, itu sebabnya mengapa hasil budidaya tanaman ini sediki lebih mahal dibandingkan dengan media tanam menggunakan tanah.

Hidroponik system tanam modern

Advertisement

Saat ini di negara-negara berkembang telah dikembangkan teknik menanam hidroponik, cara ini jauh terbilang lebih praktis, dan juga terlihat lebih simple, walaupun pada awalnya untuk dapat menaman berbagai macam tanaman menggunakan teknik ini membutuhkan biaya yang lebih besar. Akan tetapi hal itu terbayarkan ketika melihat hasil tanaman yang berhasil tumbuh menggunakan cara ini.

Teknik menanam tanaman hidroponik yang telah dikembangkan di negara-negara maju saat ini adalah dengan menanam berbagai macam tanaman di dalam ruangan degan menggunakan teknik hidroponik dan dengan dengan sistem penyinnaran tertentu. Tidak ada matahari, sinar tersebut tetap dapat diserap oleh tanaman dan kemudian diproses untuk kelangsungan hidup tanama tersebut. Cara seperti ini terbukti berhasil. Selain itu dengan menggunakan tenaga yang ahli di bidangya dan pemberian nutrisi yang tepat, maka hasil sayuran atau tanaman lain yang dihasilkan jauh lebih bagus, lebih segar dan juga terlihat lebih sehat.

tanaman hidroponik2Untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar, para produsen tanaman hidroponik ini mengembangkan sistem tanam vertical garden, dengan demikian maka jumlah tanaman yang dapat ditanam menjadi lebih banyak, dan tentunya akan dapat mencukupi kebutuhan pasar.

Teknik seperti ini juga dapat diadopsi dalam skala kecil, seperti di rumah tangga. Anda dapat menggunakan beberapa paralon dan menggunakan teknik vertical garden. Anda dapat menanam berbagai macam tanaman yang tentunya dbutuhkan sehari-hari. Anda dapat menyimpannya di dinding atau membuat sendiri vertical garden di kebun belakang rumah.

Pupuk hidroponik

Sebetulnya air saja memang tidak akan mencukupi kebutuhan nutrisi dari tanaman hidroponik itu sendiri, untuk itu Anda juga memerlukan pupuk yang pas untuk tanaman hidroponik tersebut. Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, adabaiknya jika Anda menggunakan pupuk organik dalam bentuk cair.

Dengan menggunakan pupuk organik dalam bentuk cair, membuat nutrisi yang ada di dalam pupuk tersebut mudah larut di dalam air, dan juga akan lebih mudah diserap oleh tanaman. Saat ini pupuk organik cair sudah banyak beredar di pasaran, Anda dapat memilih pupuk yang pas, dan gunakan dalam dosis yang pas juga.

Walaupun teknik ini disebut dengan hidroponik,namun jumah air yang digunakan tidak sebanyak teknik menanam konvensional atau media tanah. Dengan media seperti ini, akan mengunci kesegaran tanaman, dan juga mengunci berbagai macam nutrisi yang ada di dalam tanaman tersebut. Ditambah dengan menggunakan pupuk yang pas, dan juga teknik penyinaran yang pas, tentunya akan menghasilkan hasil tanam yang jauh lebih baik ketimbang teknik menanam konvensional.

Kelebihan dan kekurangan hidroponik

Adapun kelebihan dan kekurangan dari teknik tanaman hidroponik ini adalah :

Kelebihan

Ada beberapa kelebihan ketika menggunakan teknik hidroponik ini, seperti :

1.Penggunaan lahan menjadi lebih efisien

Terutama  ketika menggunakan teknik vertical garden maka penggunaan lahan akan semakin efisien. Selain itu dengan menggunakan teknik seperti ini, luas lahan terbatas pun tetap dapat digunakan

2. Kualitas sayuran akan menjadi lebih baik

Dengan teknik dan pemberian nutrisi yang baik, akan membuat sayuran akan terlihat lebih segar ketimbang menggunakan unsur tanah. Selain itu sayuran juga akan terlihat lebih bersih.

3. Dapat mengendalikan hama dan juga penyakit pada tanaman

Ketika menggunakan media tanam konvensional, biasanya ada banyak sekali hama yang menyerang tanaman-tanaman ini, berbeda ketika menggunakan teknik hidroponik, maka hama pengganggu yang dapat mengganggu tanaman hampir tidak ada. Itu sebabnya menggunakan teknik ini akan membuat tanaman menjadi lebih segar.

4.Penggunaan pupuk pas dapat membuat tanaman menjadi lebih baik

Pupuk organik untuk hidroponik berkualitas atau menambah kualitas tanaman hidroponik tersebut.

Kekurangan

Ada pula beberapa kekurangan ketika menggunakan teknik hidroponik ini, seperti :

1.Membutuhkan modal yang terbilang besar

Untuk tahap awal penanaman hidroponik ini memang membutuhkan modal yang cukup besar, selain itu biaya perawatannya juga sedikit lebih mahal ketimbang teknik menanam konvesional.

2.Beberapa nutrisi penting dalam tanah tidak ada dalah air

Ketika menggunakan teknik hidroponik ini ada beberapa unsure penting yang ada dalam tanah tidak dimiliki oleh air, hal tersebut yang membuat warna sayuran menjadi tidak hijau pekat seperti ditanam di tanah.

Macam-macam tanaman hidroponik

Ada berbagai macam tanaman yang dapat ditanam dengan menggunakan teknik hidroponik ini terutama sayuran. Beberapa tanaman yang tumbuh di bawah juga dapat dikembangkan menggunakan teknik ini, namun metodenya sedikit berbeda dengan teknik hidropinik pada umumnya.

Adapun beberapa sayuran yang dapat Anda tanam dengan menggunakan teknik hidroponik itu sendiri adalah sayur, bayam, kangkung, selada, seledri, sawi, paria, bonteng, tomat, cabai, paprika. Beberapa tanaman umbi-umbian juga dapat Anda tanam dengan system hidroponik, seperti, wortel, kentang, dll.

tanaman hidroponikAda juga beberapa tanaman buah-buahan yang dapat Anda tanam menggunakan teknik ini, seperti anggur, strawberry, dll.  Bagi Anda penyuka bunga-bungaan juga dapat menggunakan teknik hidroponik. Tanaman hidroponik disimpan di dalam vas bunga yang unik dan lucu, menggunakan media tanam gel, akan membuat tanaman tersebut terlihat sangat indah.

Untuk skala rumahan, teknik menanam menggunakan system hidroponik ini tidak terlalu sulit. Anda dapat menggunakan beberap botol bekas, yang diberi lubang sedemikian rupa, kemudian diberi air dan penyangga.  Anda dapat menaman tanaman hidroponik ini di dinding halaman rumah Anda, atau Anda dapat menaman di dapur, dengan catatan tanaman tersebut selalu terkena sinar matahari, dan air selalu diganti per 2 hari sekali, jika air tidak mengalir.

3 thoughts on “Sistem Tanam Modern, Dengan Menggunakan Teknik Hidroponik

  1. Pingback: 13 Macam Media Tanam Hidroponik - Media Hidroponik

  2. Pingback: Cara Membuat Tanaman Hidroponik Di Rumah - Media Hidroponik

  3. Pingback: Jenis Tanaman Hidroponik - Media Hidroponik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *